Senin, 08 Desember 2014



Teknik Arsitektur

TEKNIK ARSITEKTUR adalah jurusan teknik di universitas yang memfokuskan kependidikannya kepada hal-hal teknis yang menunjang ilmu arsitektur, dimana ilmu arsitektur sendiri dibatasi hanya pada pembentukan atau pengolahan "ruang" dalam arti luas.
Jadi teknik arsitektur tidak membahas bagaimana "ruang" tersebut dibentuk ataupun diolah, tetapi bagaimana ruang tersebut dapat direalisasikan. Selain itu juga hal-hal teknis apa saja yang perlu dipikirkan sehingga ruang tersebut dapat berfungsi sesuai dengan tujuannya.
(SUMBER: http://id.wikipedia.org/wiki/Teknik_arsitektur)
TEKNIK ARSITEKTUR
Definisi :
teknik arsitektur lebih mengarah kepada desain suatu bangunan, arsitek merancang, dan merencanakan, bagaimana bentuk pondasi, apa pondasi yang harus digunakan, struktur beton yang digunakan, interior, tata letak ruangan, eksterior, sampai penentuan warna suatu bangunan. Bangunan tidak hanya rumah atau gedung saja, tapi bisa bandara, jembatan, jalan layang, dan lain sebagainya. Nah setelah sang arsitek merencanakan, barulah diberikan rancangan itu kepada orang sipil/teknik sipil, apa yang mereka lakukan? Mereka menghitung, apakah struktur ini cukup kuat, apakah pondasi ini cukup kuat untuk menahan beban suatu bangunan, bahan apa yang harus digunakan, sampai menghitung RAB (Rincian Anggaran Biaya). 

Jadi apa yang membedakan keduanya?
Teknik arsitektur ialah yang merencanakan (konseptor), kita yang punya ide, bentuk banguan ini seperti apa, itulah tugas seorang arsitek, sedangkan teknik sipil itu yang mengerjakan (pekerja lapangan), pekerja lapangan disini bukan berarti kita menjadi kuli bangunan, tapi lebih ke arah pengawas lapangan/ kontraktor lapangan, karena tanpa kontraktor lapangan, siapa yang akan mengarahkan? Nah disitulah pentingnya orang sipil.
  
Dunia kerja :
Untuk prospek keduanya sangat menjanjikan, banyak perusahaan dibidang jasa kontraktor, desain interior, jasa properti, membutuhkan orang-orang seperti ini., apalagi dengan berkembangan pembangunan di Indonesia yang semakin menjamur, pasti banyak orang yang mencari tenaga-tenaga profesional, karena ini bukan pekerjaan sembarangan dan main-main, ini membutuhkan tanggung jawab yang besar, mengingat pekerjaan yang kita lakukan menyangkut untuk kebutuhan orang banyak, dan harus dipertanggung jawabkan dikemudian hari. Jadi antara sang arsitek dengan sipil harus memiliki kerjasama dan kerja teamwork yang baik. 

Lebih baik yang mana? :
Keduanya sama-sama baik, dan menjanjikan tentunya, semua kembali ke diri kalian masing-masing, lebih memiliki imajinasi yang kuat, pilihlah arsitek, atau yang memiliki kelabihan matematika/fisika yang jago, teknik sipil sangatlah cocok, karena teknik sipil membutuhkan hitungan yang kuat dan akurat. arsitek banyak gambarnya, dan tidak terlalu banyak hitungan, lebih membutuhkan imajinasi yang kuat, sementara ilmu sipil, sedikit gambarnya, tapi banyak hitungannya. semuanya bisa dipelajari, arsitek bisa mempelajari ilmu sipil, dan orang sipil bisa pula mempelajari ilmu arsitek, semua tergantung dari kemauan dan kerja keras, keduanya memiliki plus dan minus tersendiri, kalau bisa jadilah orang yang multi talent, karena orang yang demikian banyak dibutuhkan, tetapi semua kembali kepada pilihan kalian masing-masing, asal kita mau tekun menjalaninya, pasti akan mendapatkan hasil yang baik pula.